PERESMIAN PONDOK TAHFIZ QUR’AN AL-ATIQ KAUMAN

Sidorejo Lor- Walikota Salatiga, Yuliyanto SE,MM mengapresiasi berdirinya pondok pesantren (ponpes) program tahfiz quran di tengah Kota Salatiga. Jika pendidikan tahfiz quran ini menjalar ke seluruh pelosok Kota Salatiga, ia yakin di kota yang dipimpinnya akan terbentuk satu keluarga satu anak hafiz. “Dengan adanya Ponpes tahfiz di tengah kota ini diharapkan bisa membentuk satu keluarga satu anak yang hafiz. Jika hal ini menjalar ke seluruh pelosok Kota Salatiga, insya Allah Kota Salatiga akan menjadi kota sejahtera mandiri dan bermartabat yang islami,” tandas Walikota saat meresmikan dan menandatangani prasasti pendirian Pondok Pesantren program Tahfidz Quran di masjid besar Al-Atiq, Jalan KH Wahid Hasyim 2 Kauman, Salatiga, Minggu 8/09/2019. beranggapan, program tahfiz yang diterapkan oleh takmir masjid Al-Atiq sebagai program yang mengajak generasi penerus di Kota Salatiga untuk menjadi generasi yang qurani. Tentu saja, hal itu tak lepas dari sumbangsih dan partisipasi seluruh masyarakat yang berkomitmen mengajarkan anak-anak didiknya. “Tidak menutup kesempatan bagi siapapun, termasuk orang tua yang ingin belajar dan menghafal alquran mengikuti program di Ponpes ini,” tambahnya.
Sebagaimana dijelaskan Ketua Takmir Masjid besar Al-Atiq, H. Satibi bahwa, ponpes tahfiz quran yang didirikan bertepatan dengan memasuki tahun baru 1441 H ini memiliki program tahfiz untuk santri putra, umum dan anak yatim. “Kelas umum yaitu kelas penghafal quran dari anak-anak sekolah SD hingga SLTA yang tidak mondok atau kalong, kelas santri yang mondok dan kelas anak yatim. Khusus untuk anak-anak yatim kami beri kesempatan belajar alquran gratis termasuk makan,” terang Satibi. Pada peresmian pendirian pondok tahfiz ini juga diserahkan santunan terhadap 100 anak yatim di Salatiga. sumber Humas Setda Kota Salatiga

We Share We Care

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *